HUMBIS.CO.ID – Garuda Indonesia Group menorehkan prestasi gemilang selama periode puncak arus Natal dan Tahun Baru 2024/2025. Tercatat sebanyak 77.552 penumpang telah diterbangkan oleh Garuda Indonesia dan Citilink, menunjukkan peningkatan sekitar delapan persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Direktur Utama Garuda Indonesia Wamildan Tsani Panjaitan melalui keterangan tertulis diterima di Tangerang, Banten, Selasa, menyampaikan bahwa pergerakan jumlah penumpang dalam arus keberangkatan peak season natal-tahun baru kali ini mengalami peningkatan sekitar delapan persen.
“Bila dibandingkan dengan catatan jumlah penumpang di periode yang sama di tahun 2023, peningkatannya yaitu hanya berjumlah 71 ribuan penumpang,” ujarny, Selasa (24/11/2024).
Hal ini menunjukkan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap layanan penerbangan Garuda Indonesia Group. Dari total tersebut, Garuda Indonesia mengangkut 38.992 penumpang, sementara Citilink mengangkut 38.560 penumpang.
Jumlah penerbangan yang dioperasikan mencapai 482, termasuk 44 penerbangan tambahan (extra flight). Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjadi salah satu hub utama, dengan 30.261 penumpang yang diterbangkan dari bandara tersebut.
Keberhasilan ini merupakan bukti komitmen Garuda Indonesia Group dalam menyediakan layanan penerbangan yang aman dan nyaman, ditunjang oleh kesiapan armada, awak pesawat, dan ground handling yang optimal untuk menghadapi lonjakan penumpang selama peak season.
“Sehingga kami berkoordinasi dengan stakeholder terkait khususnya dalam memitigasi dan memantau perkembangan cuaca yang berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan dalam penerbangan,” ujarnya pula.
Di sisi yang lain, pada momentum peak season natal-tahun baru tahun ini, rute-rute penerbangan yang menjadi rute yang mencatatkan demand cukup tinggi di Garuda Indonesia, yakni di antaranya Jakarta-Denpasar, Jakarta-Surabaya, dan Jakarta-Medan untuk penerbangan domestik, kemudian Jakarta-Singapura untuk penerbangan internasional.
“Sementara itu, Citilink turut mencatatkan sejumlah rute dengan frekuensi penerbangan terbanyak, di antaranya adalah Jakarta-Medan, Jakarta-Surabaya dan Jakarta-Denpasar,” katanya lagi.
Garuda Indonesia Group memproyeksikan puncak pergerakan arus balik yang diprediksi akan terjadi pada hari Minggu 5 Januari 2025.
“Jumlah penumpang pada periode arus balik tersebut, masih terus bergerak dinamis menyusul preferensi para pengguna jasa Garuda Indonesia Group yang memiliki kecenderungan memaksimalkan momentum liburan akhir tahun mereka,” kata dia.
Data periode 18-23 Desember 2024 menunjukkan angka yang lebih tinggi lagi, yaitu 435.621 penumpang yang diterbangkan oleh Garuda Group, menunjukkan tren positif dan pertumbuhan yang signifikan dalam industri penerbangan domestik.
Keberhasilan ini menjadi momentum bagi Garuda Indonesia Group untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memenuhi kebutuhan para penumpangnya. (Akha)
