Forkopi Meminta Rekonsiliasi Dekopin Untuk Kesejahteraan Ekonomi Rakyat

HUMBIS.CO.ID – Forum Komunikasi Koperasi Indonesia (Forkopi) menyerukan rekonsiliasi Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) untuk memperkuat gerakan perkoperasian dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Ketua Presidium Forkopi Andy Arslan Djunaidi menyatakan, dewan tersebut merupakan salah satu elemen penting dalam gerakan perkoperasian di Indonesia, yang bisa membantu mewujudkan kesejahteraan secara menyeluruh.

Menurut Andy Arslan, perbedaan kepemimpinan di Dekopin saat ini menghambat kemajuan koperasi di tengah tantangan era digital dan perubahan sosial ekonomi.

“Adanya perbedaan ini tentu saja membuat gerakan dalam rangka memajukan koperasi menjadi terhambat pada saat tantangan digital dan perkembangan sosial ekonomi masyarakat yang terus berubah,” kata Andy Arslan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (26/12/2024).

Persatuan Dekopin akan memperkuat implementasi Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992, memperjelas fungsi Dekopin dalam menyalurkan aspirasi koperasi, melakukan pendidikan perkoperasian, dan mengembangkan kerja sama antarkoperasi.

“Oleh karena itu Forkopi dengan tulus menyerukan agar Dekopin dapat melakukan proses penyatuan kepengurusan menjadi satu organisasi yang kuat, kredibel dan memberikan manfaat secara khusus bagi penggiat koperasi serta masyarakat Indonesia secara umum,” ujarnya.

Sementara itu Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Euis Amalia mengatakan, koperasi merupakan wadah yang sangat cocok untuk mengimplementasikan demokrasi dari sisi ekonomi.

Menurutnya, apabila merujuk pada regulasi yang berlaku, Dewan Koperasi Indonesia memiliki tugas untuk melakukan pembinaan bagi seluruh koperasi yang berada di Tanah Air.

“Kalau ada dualisme berarti keputusan, kebijakan yang akan dilakukan bisa jadi berbeda, dan ini membuat tidak kondusif yang ada di bawah. Tapi kalau ini menyatu maka akan terbentuk dari kepemimpinan pusat sampai ke level daerah,” kata Euis Amalia.

Dikatakannya, dengan adanya rekonsiliasi juga akan secara langsung membantu program yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat segera terwujud.

Hal ini penting karena koperasi merupakan wadah ideal untuk mengimplementasikan demokrasi ekonomi. Dualisme kepemimpinan menyebabkan kebijakan yang tidak konsisten dan merugikan koperasi di seluruh Indonesia.

Dengan persatuan, Dekopin dapat membangun kepemimpinan yang kuat dan kredibel dari pusat hingga daerah, menciptakan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan koperasi, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan ekonomi rakyat.

Diharapkan seruan Forkopi ini didengar dan diwujudkan demi kemajuan koperasi dan kesejahteraan bangsa. Persatuan adalah kunci untuk mencapai tujuan mulia ini, membawa dampak positif yang nyata bagi kehidupan ekonomi masyarakat Indonesia. (Akha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *