Ekspedisi Rupiah Berdaulat, Menjangkau Pelosok Negeri dengan Layanan Penukaran Uang di Banda Neira

HUMBIS.CO.ID – Bank Indonesia (BI) bersama TNI Angkatan Laut (TNI AL) menggelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) tahun 2024 di Banda Neira, Provinsi Maluku. Program ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan uang rupiah di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T) di Indonesia.

Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi masyarakat Banda Neira untuk menukarkan uang rupiah mereka yang sudah lusuh dengan uang rupiah yang layak edar. Selain itu, BI dan TNI AL juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat dan rumah ibadah setempat.

Deputi Gubernur BI, Aida Suwandi Budiman, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga rupiah sebagai simbol negara. “Karena rupiah itu adalah simbol negara kita. Jadi kalau kita cinta rupiah, kita pastikan rupiah itu mesti kita jaga,” ujarnya, Minggu (20/10/2024).

Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Banda Neira merupakan bagian dari program yang lebih besar yang menjangkau 18 provinsi di Indonesia dengan target 90 pulau di wilayah 3T.

Di Maluku, BI menggunakan Kapal Republik Indonesia (KRI) Teluk Lada 521 untuk menjangkau Banda Naira, Pulau Gorom, Pulau Geser, Pulau Tifu, hingga Pulau Manipa selama periode 19 Oktober sampai dengan 25 Oktober 2024.

BI menyiapkan total Rp5 miliar untuk penukaran rupiah di wilayah Maluku, dengan rincian Rp2 miliar untuk Banda, Rp1,64 miliar untuk Pulau Geser, Rp630 juta untuk Pulau Gorom, Rp387 juta untuk Pulau Manipa, dan Rp336 juta untuk Pulau Tifu.

Sementara itu, Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Marlison Hakim menilai tantangan utama dari Ekspedisi Rupiah Berdaulat yakni akses ke beberapa pulau terluar Indonesia yang masih sulit dijangkau. Namun, menurutnya, dengan menggandeng TNI AL, tantangan tersebut masih dapat dihadapi.

“Ada beberapa pulau yang lebih kecil lagi yang kadang kita udah rencanakan nih, ke lima pulau. Tiba-tiba enggak bisa masuk ke pulau ini karena ombak tinggi, kemudian tidak bisa merapat, segala macam,” terangnya.

Ekspedisi Rupiah Berdaulat merupakan bukti nyata komitmen BI untuk memastikan akses terhadap layanan keuangan bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di wilayah terpencil.

Program ini tidak hanya membantu menjaga kelancaran transaksi ekonomi, tetapi juga memperkuat rasa nasionalisme dan cinta tanah air melalui simbol negara, yaitu rupiah. (akha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *